Archive

Author Archive

Konsep Object Relations Mapping

January 15th, 2011
Comments Off

ORM (Object Relational Mapping) adalah teknik pemrograman yang digunakan untuk memetakan Relasional Database ke dalam Virtual Database yang dapat diakses langsung melalui bahasa pemrograman, salah satunya dipetakan ke dalam object-object Model.

Model Arsitektur ORM

Model Arsitektur ORM





Konsep Model-View-Controller (MVC)

January 15th, 2011

Model-View-Controller (MVC) adalah sebuah pendekatan arsitektur pengembangan perangkat lunak yang memisahkan model data, antarmuka pengguna, dan logika kontrol sebagai tiga komponen yang berbeda, sehingga pemodifikasian komponen tersebut menjadi lebih mudah. Hal ini juga dimaksudkan agar dapat menghindari terjadinya spagetti code. Adapun penjabarannya yaitu:

Model merepresentasikan struktur data yang dibangun. Umumnya kelas model berisi fungsi-fungsi yang membantu developer untuk mengelola, memasukkan, dan mengupdate informasi dalam database.

View adalah informasi yang disajikan untuk user, berupa tampilan atau user interface. View umumnya adalah tampilan sebuah halaman web itu sendiri, tetapi dapat juga menjadi bagian-bagian atau penggalan-penggalan halaman seperti header atau footer.

Controller bertugas sebagai penghubung antara Model, View, dan beberapa resource lainnya yang dibutuhkan untuk memproses HTTP request dan unuk men-generate sebuah halaman web. Controller biasanya berisi logic utama aplikasi atau proses bisnis.

Model Arsitektur MVC

Model Arsitektur MVC







Skin Filter Dengan Matlab

December 27th, 2010
Comments Off

Dalam pengolahan citra digital, adakalanya kita butuh mereduksi warna kulit manusia, sehingga bisa lebih menyederhanakan dan mengefisienkan proses komputasi. untuk itu digunakanlah algoritma skin detection untuk menjustifikasi apakah suatu piksel merupakan representasi warna kulit atau bukan. Adapun kriteria warna kulit, yaitu sebagai berikut:

1.   (red > 95) and (green > 40) and (blue > 20)
2.   dan (max(red,green,blue) – min(red,green,blue)) > 5
3.   dan (|red – green| > 15)
4.   dan (red > green) and (red > blue)

Dalam kesempatan kali ini, mari kita coba implementasikan algoritma di atas untuk melakukan reduksi piksel warna kulit. Tool yang digunakan di sini adalah Matlab, dan berikut adalah m-file untuk fungsi skin_filter :


function [ output_image ] = skin_filter( im )
%skin filter function
%   yang termasuk kategori warna kulit yaitu:
%   (red > 95) and (green > 40) and (blue > 20)
%   dan (nilaimaxRGB – nilaiminRGB > 5)
%   dan (|red – green| > 15)
%   dan (red > green) and (red > blue)

ukuran = size(im);
baris = ukuran(1);
kolom = ukuran(2);

for i = 1:baris
    for j = 1: kolom
        red = im(i,j,1);
        green = im(i,j,2);
        blue = im(i,j,3);
        maxrgb = max([red green blue]);
        minrgb = min([red green blue]);
        kriteria1 = (red > 95) && (green > 40) && (blue > 20);
        kriteria2 = (maxrgb - minrgb) > 5;
        kriteria3 = abs(red-green) > 15;
        kriteria4 = (red > green) && (red>blue);
        warna_kulit = kriteria1 && kriteria2 && kriteria3 && kriteria4;
        if warna_kulit
            im(i,j,:) =0;
        end
    end
end

output_image = im;
end

skin_filter.m

Untuk menggunakan fungsi ini, simpan file skin_filter.m di c:\ dan kemudian silahkan ikuti langkah berikut:


% pindahkan directory kerja ke c:\
>> cd c:

% baca file image, misal nama filenya: c:\gambar_manusia.jpg
>> gambar = imread('c:\gambar_manusia.jpg');

% Coba Tampilkan gambar sebelum diproses
>> imshow(gambar)

% Proses gambar dengan skin_filter
>> hasil = skin_filter(gambar);

% Tampilkan hasil proses
>> imshow(hasil)

Gimana? Berhasil? Mudah2an artikel ini bermanfaat.

Salam.

….

Antara Ms.Word, Power Designer, dan WordToRqm.dot

December 2nd, 2010
Comments Off

Beberapa waktu yang lalu, Microsoft Word 2007 yang biasa saya gunakan mengalami dua gejala aneh, sebagai berikut:

  1. Tidak bisa membuka lebih dari satu dokumen.
  2. Tidak bisa menggunakan mouse pada area kerja setelah Area kerja di minimize atau tertutup oleh tampilan/window aplikasi lain.

Memang Cuma dua gejala aneh, tapi hal ini sangat membuat saya tidak nyaman, dan memutuskan untuk melakukan install ulang Ms. Office tersebut. Setelah diinstall ulang, ternyata masih tetap terjadi masalah dan gejala yang sama.

Ternyata setelah dicari-cari penyebabnya (melalui dokter bing dan suster google), hal ini terjadi diakibatkan adanya add-ins yang tidak compatible. Add-Ins ini dibuat dan digunakan oleh Sybase Power Designer. Untuk menanggulangi hal ini cukup lakukan langkah berikut:

  1. Buka Ms. Word
  2. Klik pada office button yang berada di kiri atas, kemudian pilih Tombol “Word Option”.
  3. Pada jendela yang muncul, lihat di panel sebelah kiri, lalu klik “Add-Ins”.
  4. Kemudian pada list box yang muncul cari “WordToRqm.dot” dan click Item tersebut.
  5. Lalu lihat di bagian tengah bawah jendela, di bagian “Manage”, klik tombol “Go..”.
  6. Pada jendela yang muncul, silahkan pilih path: “C:\Program Files\Sybase\PowerDesigner 12\Add-ins\Microsoft Word Import Export”, kemudian klik tombol “Remove” yang berada di sebelah kanan, lalu klik “OK”.
  7. Tutup Ms.Word.
  8. Lalu Rename “C:\Program Files\Sybase\PowerDesigner 12\Add-ins\Microsoft Word Import Export” menjadi “C:\Program Files\Sybase\PowerDesigner 12\Add-ins\Microsoft Word Import Export-backup”.
  9. Ok, sampai di sini, semua sudah selesai, silahkan buka kembali Ms. Word dan nikmati kesehatannya,, :)
  10. Salam.

Tutorial Doctrine (Part-3-CRUD-Insert)

November 6th, 2010
Comments Off

Untuk menggunakan Doctrine, kita harus mereferensi file ./toko/config.php ke aplikasi yang akan kita buat. Kembali pada tujuan kita untuk membuat aplikasi toko sederhana, maka kita akan mencoba membuat formulir input data pelanggan.

Buka file index.php yang berada di direktori ./toko, kemudian tambahkan kode berikut di bagian bawah.


$c = $_GET['c'];
include $c.'.php';

Buat file ./toko/add_pelanggan.php, dengan isi sebagai berikut:


<?php
//Mengecek ketersediaan value di variable POST
if(!empty($_POST['Pelanggan'])){
//Membuat/Instansiasi Object Pelanggan
$pel = new Pelanggan();
//mengisi object pelanggan dengan data yang dikirim melalui variable POST
$pel->fromArray($_POST['Pelanggan']);
//menyimpan data object pelanggan ke dalam database
$pel->save();
$pesan = &quot;Data Berhasil Disimpan&quot;;
}
include(&quot;aplikasi/view_add_pelanggan.php&quot;);
?>

Kemudian buat folder ./toko/aplikasi, dan buat file ./toko/aplikasi/view_add_pelanggan.php, dengan isi:


<h2>Penambahan data Pelanggan</h2>
<br><br>
<?php if(!empty( $pesan ) ) : ?>
<?php echo $pesan ?><br>
<?php endif ?>
<form method='POST' action='index.php?c=add_pelanggan'>
Nama Pelanggan :
<input type='text' name='Pelanggan[nama_pelanggan]'/>
<input type='submit' value='Simpan'/>
</form>

Keterangan kode:

$pel= new Pelanggan();

Ini merupakan instansiasi/pembuatan objek model pelanggan yang akan digunakan untuk melakukan penyimpanan data.

$pel->fromArray($_POST['Pelanggan']);

Fungsi/method fromArray() dari sebuah model, berfungsi untuk mengisi atribut2/field sebuah model dari sebuah array yang dijadikan parameter input.

$pel->save();

method save() digunakan untuk menyimpan data ke dalam database.

<input type='text' name='Pelanggan[nama_pelanggan]'/>

Penggunaan name=’Pelanggan[nama_pelanggan]‘, bertujuan agar variable post yang di dapat dikelompokan ke dalam sebuah array $_POST['Pelanggan'].

Sampai di sini kita sudah berhasil membuat aplikasi untuk penambahan data pelanggan. Silahkan ditest, dengan url : localhost/toko/index.php?c=add_pelanggan.

Untuk tahap selanjutnya, anda dapat berlatih membuat aplikasi penambahan Produk, kategori Produk, dan Kasir.

Author: yaya Categories: PHP-Doctrine, Programming Tags: ,